saya dan dewa
Nama temen gua yang mau naik skate itu, gua lupa nama panjangnya, tapi dia biasa dipanggil Blacky atau Gery.
Dia kulitnya ras Afrika selatan, Umurnya cukup senior diantara kami, Rambutnya Lumayan cool, tapi tidak cukup untuk menutupi giginya yang agak 'mancung'.
Hahaa.
(sorry, ya black, tapi gua kan udah minta ijin lo buat nulis... hehee..)
Rumah dia di Taman Harapan Baru deket rumah temen gua yaitu, Adnan dan Pitol.
Blacky kan anak skate, jadi pas temen gua yang namanya Dewa Gde Agung Wibawa
(namanya berat bos, cuma buat nutupin otaknya yang kecil. hehee.. maap ya wa, gua kan juga udah ijin sama lo)
ngomong ma gua gerakan yang namanya 'OLLIE', dia langsung ingin menunjukkan kepadaku gimana caranya. "Pis, biar gua kasih tau sama lo gimana caranya ollie", kata dia dengan bangga.
"OK", gua menjawab dengan lantang.
Kami langsung menuju ke tempat skate yang ada di dekat dengan Plasa THB, setelah kami menjemput teman-teman Blacky yang anak skate juga.
"Look at me !", kata Blacky sambil benerin topinya.
"Ok, pecundang !", yang lain menyahut.
Dia langsung ke rel, dan melakukan gerakan menyusuri rel. Percobaan pertama sukses, namun yang kedua.....
Jlebbbbb.....
Crakkkkk.....
Papan skatenya patah, dan selangkangannya membentur rel dengan keras.
(gua sudah berpikir tentang 'masa depannya' yang ada di daerah kecelakaan)
"woy, lo gapapa kan blek?", tanya orang pertama
Dia meringis, tapi sok kuat dengan ngomong "Gua gapapa", tapi wwajah gak bisa boong. Walaupun gak semua yang lo denger itu bener. Cuma "_ _ _ _ _ _ _ _" yang bener rasa buahnya.
maap ngelawak dikit.
Akhirnya, kami berdua pulang, dan gua belum mendapat jawaban apa itu ollie...
Pesan terakhir gua buat dia sebelum pulang, "Wahai anak Pak Sutikno, janganlah engkau bermuram durja seperti itu, sungguh mukamu membuat saya mual". Gua bercanda.
*catatan : Pak Sutikno adalah ayah dari Blacky.
Cepet sembuh ya Blek.