Sabtu, 15 November 2008

Belajar Skate


saya dan dewa

Nama temen gua yang mau naik skate itu, gua lupa nama panjangnya, tapi dia biasa dipanggil Blacky atau Gery.

Dia kulitnya ras Afrika selatan, Umurnya cukup senior diantara kami, Rambutnya Lumayan cool, tapi tidak cukup untuk menutupi giginya yang agak 'mancung'.

Hahaa.

(sorry, ya black, tapi gua kan udah minta ijin lo buat nulis... hehee..)

Rumah dia di Taman Harapan Baru deket rumah temen gua yaitu, Adnan dan Pitol.

Blacky kan anak skate, jadi pas temen gua yang namanya Dewa Gde Agung Wibawa

(namanya berat bos, cuma buat nutupin otaknya yang kecil. hehee.. maap ya wa, gua kan juga udah ijin sama lo)

ngomong ma gua gerakan yang namanya 'OLLIE', dia langsung ingin menunjukkan kepadaku gimana caranya. "Pis, biar gua kasih tau sama lo gimana caranya ollie", kata dia dengan bangga.

"OK", gua menjawab dengan lantang.

Kami langsung menuju ke tempat skate yang ada di dekat dengan Plasa THB, setelah kami menjemput teman-teman Blacky yang anak skate juga.

"Look at me !", kata Blacky sambil benerin topinya.

"Ok, pecundang !", yang lain menyahut.

Dia langsung ke rel, dan melakukan gerakan menyusuri rel. Percobaan pertama sukses, namun yang kedua.....

Jlebbbbb.....

Crakkkkk.....

Papan skatenya patah, dan selangkangannya membentur rel dengan keras.

(gua sudah berpikir tentang 'masa depannya' yang ada di daerah kecelakaan)

"woy, lo gapapa kan blek?", tanya orang pertama

Dia meringis, tapi sok kuat dengan ngomong "Gua gapapa", tapi wwajah gak bisa boong. Walaupun gak semua yang lo denger itu bener. Cuma "_ _ _ _ _ _ _ _" yang bener rasa buahnya.

maap ngelawak dikit.

Akhirnya, kami berdua pulang, dan gua belum mendapat jawaban apa itu ollie...

Pesan terakhir gua buat dia sebelum pulang, "Wahai anak Pak Sutikno, janganlah engkau bermuram durja seperti itu, sungguh mukamu membuat saya mual". Gua bercanda.

*catatan : Pak Sutikno adalah ayah dari Blacky.

Cepet sembuh ya Blek.

Teman sebangku...

Nama teman sebangku gua Fakhrul Arifin.

Dia orangnya cukup slim, dengan bobot hanya 2,5 ons saja. bayangkan !

(ohh, tidak saya bercanda).

Akhir-akhir ini dia berlagak sok jagoan di kelas, (mungkin meniru teman saya yang bernama RUSMAN TRIATMOJO)

Oke, gua bahas dulu soal Rusman, dia orangnya gak bisa gua prediksi. kadang kalo moodnya lagi bagus, dia baek baek aja sama orang.

Tapi, kalo dia udah nunjukin tanda-tanda bakal mengamuk, dia biasanya menyesuaikan gaya duduknya seperti abang becak yang ada di warteg. Tapi menurut 'penuturan' teman saya yang bernama Adi, gayanya Rusman itu cool abizz.. (sepertinya dia diancam).

Sudah, kembali ke Fakhrul.

Dia kayaknya udah gak senang lagi dengan gua. Buktinya setiap pagi, saat masuk sekolah, dia selalu menunjukkan wajah yang membuat saya SEBAL... Hidungnya kembang kempis, mulutnya megap-megap, karena dia berebut oksigen dengan Rusman dan Dewa yang sangat boros udara. Sehingga kelas kami selalu dalam keadaan panas.

Apalagi pas gua mau minjam Laptopnya Dewa buat ngedit blog ini, mukanya membuat saya (yang sudah 3 hari wasir) sembuh dengan segera.

Tapi semua itu kami hapus dengan sebuah gerakan pamungkas yang disebut "KAYANG".

Rupanya gerakan itu yang selama ini mempersatukan kami.

Kita semua berteman.

Jumat, 07 November 2008

Doaku Untuk Guruku

Innalillahi wa innailaihi raji'un.

Sontak saya kaget mendengar berita dari salah satu teman saya, yang diikuti beberapa pesan sama dari orang lain.

saya masih gak percaya, dia udah gak ada.

Masih teringat dalam benakku, dia orang yang pertama kali memberi nasihat nasihat panjang ketika pertama kali saya masuk ke SMAN 2 Bekasi.
Banyak kenangan yang saya lalui bersamanya.

  • Dia yang sering main ke tenda saya waktu KPHO (Kegiatan Pelantikan Hasil Orientasi), karena di tenda ada keponakannya bernama Budi. Waktu saya bilang," Waduh, Pak nasi yang dikasih buat jatah makan malam baunya udah gak enak ni". Dia tertawa, sambil berucap "Oh, tunggu sebentar". Rupanya dia menyediakan makan malam yang baru untuk kami.
  • setelah bel pulang sekolah berdering, tak lama setelah itu Sekolah sepi. Namun saya masih mengerjakan tugas, jadi pulangnya agak telat. Dia yang menemani say, dan mengajak," Apis, sini dulu, nonton bola bareng bapak". Saya menolaknya, karena Hari itu sudah sangat sore.
Dan masih banyak kenangan lain.....
Walaupun saya sering ditendang, namun saya yakin itu untuk kebaikan saya juga.


Dan hari itu aku berdoa kepada yang mahakuasa...

Ya Allah ya Rabbku...
Perkenankanlah hambaMu itu untuk selalu ada di SisiMu...

Ya Allah Yang Maha Pengampun...
Terimalah Amal Baiknya selama masih di dunia...
Ampunilah dosanya, Baik dosa kecil, maupun dosa besar...
Hindari dia dari siksa kubur yang Kau perkenankan bagi hambaMu yang hina...

Ya Allah yang Maha Pemurah...
Berikanlah kesabaran bagi Keluarga yang ditinggalkannya, agar mereka dapat menerima takdirmu dengan ikhlas dan senantiasa bersujud padaMU.

Ya Allah Yang Maha Bijaksana Lagi Perkasa...
Hanya Kepadamulah Hamba memohon, Tiada Tuhan selain Allah SWT.

SELAMAT JALAN PAK DADANG...

Template by : Aa Gatot x-template.blogspot.com Blognya Aa Gatot