Jumat, 10 Oktober 2008

Dari Vila ke Dufan

Hari itu gua n teman teman gua pergi ke Dufan.
Gue berempat, bareng : Risya (Cewek gua yang tak tergantikan), Dewa ( Si Raja Singa), Dan Lola (Ceweknya Dewa yang tampangnya innocence).

Gue Perginya naek Busway tanpa memikirkan bagaimana caranya Pulang.
Pas Pergi aja udah kerepotan mau nitip motor dimana, belom si dewa ngaret.

Akhirnya kami berangkat naik angkot jurusan Pulo gadung, diteruskan menaiki busway jurusan Ancol, padahal gak ada yang tau rutenya.
Yauda, kami tanya aja sama Petugas yang ada di Halte, "Mas, kalo mau ke Ancol naiknya yang mana ?".
Lantas dia menjawab, "Ade ntar naik yang ini, terus turun di Matraman."
GUe menyahut," Makasi ya Maas" sambil mengangguk.

Yauda terus gua naik dan turun di Matraman setelah diasalip oleh orang orang yang sesak mengantri.

===============Singkat cerita=================

Akhirnya kami sampai di Ancol,lalu kami pergi ke Dufan.
Lalu dari sinilah semua berawal. Banyak sekali kami menemui kejadian aneh yang tidak diinginkan.

Yang pertama kami langsung naik wahana kicir kicir. Kami mengantri dan kebetulan belum banyak orang yang ada untuk naik kicir kicir.
Setelah menunggu beberapa saat tibalah giliran kami untuk naik.
Tapi Dewa dan Lola malah ikuut ke gelombang yang berikutnya.

Ada mas mas yang menyerobot tempat duduk karena gue agak sedikit telat ngambil korsi,
Trus mas mas nya gak mau pindah lagi padahal udah dimohon tu..
Gua malh duduk sama nenek nenenkyang udah lanjut usia.( Gua juga kaget masa masih boleh naik wahana ini sihh ?? kalo jantungan diatas gimana nasibnya inii.. Dikira tereak tereak senang padahal lagi sekarat diatas.)
Gua mulai berpikir yang tidak tidak.
Cewek gua malahan duduk sama cowok bertampang sok cool, padahal iya.
Siaal !
Dia juga gak rela melepaskan kepergian gua yang duduk sama Nenek nenek.
Dia cemburu berat. (maklumin ya, dia emang agak sakit).

"Udah siapp ?" operator nanya dengan bersemangat.
Wahana pun dimulai.
Gua mah stay cool aja.

===3 menit setelah wahana dimulai===

Mulut gua berbusa. Gua ngampleh. Orang yang depan gua tereak, "mas busanya dong !!".
Gua tersadar.
Sebangkunya dia berpikir, " Dasar naga !". (menurut gua lho).

bersambung....

0 komentar:

Template by : Aa Gatot x-template.blogspot.com Blognya Aa Gatot